The Sampah's Blog

Penjadwalan Proses

Posted on: July 18, 2010

Konkurensi

}  Multiprosesor:

◦       Menjalankan proses-proses secara bersamaan pada prosesor yang berbeda (overlapping)

◦       Menjadwal proses-proses secara bergantian pada prosesor tertentu (interleaving)

}  Uniprosesor:

◦       menjadwaleksekusiprosessecarabergantian (interleaving)

}  Selain mengelola siklus hidup proses, S.O bertanggung jawab terhadap penjadwalan proses.

}  Padau mumnya, S.O modern adalah multitasking, yaitu memiliki kemampuan mejalankan proses secara konkuren(bersamaan)

}  Untuk mendapatkan efek konkuren, maka S.O melakukan penjadwalan penggunaan prosesor secara berselang-seling.

}  Kompleksitasalgoritmapenjadwalanantarasistemkomputerberbedasatusama lain.

◦       sistem batch, satupersatuprosesdieksekusi

◦       sistem batch & timesharing, prosesdiseleksidandibuatprioritas.

}  PC (Personal Computer)

◦       interaksidengansatupengguna, prosesolehpenggunamenjadiprioritas

}  Networking Computer

◦       komputer yang terhubungjaringan, seringkaliprosesberebutwaktumenggunakanprosesor

◦       ex:

}  Pengguna A mengirim email sertamelakukan download dari internet.

}  Proses download umumnyacukup lama, misal 30 detik, akandiprioritaskan

}  Makawaktutunggubagiproses email yang hanya 2 detik, menjadi 32 detik

}  Kumpulan kebijaksanaan dan meknisme S.O yang mengatur urutan dan jangkawaktu eksekusi yang aktif.

}  Penjadwalan bertugas:

◦       memilihproses

◦       menentukan kapan, dan lama proses menggunakan prosesor

Komponen Penjadwalan

}  AntrianPenjadwalan (Scheduling Queue)

}  Penjadwal (Scheduler)

}  Penjadwalanjangkamenengah

}  Dispatcher

}  AntrianPenjadwalanmeliputi:

}  ready queue : antrian proses-proses siap dieksekusi

}  I/O queue : antrian proses menunggu layanan operasi piranti I/O

}  Job Queue : semua proses dalam sistem

}   Penjadwal (Scheduler)

◦       beruparutin program, dengan algoritma tertentu menyeleksi proses yang akan dieksekusi prosesor

}  Jenis Scheduler:

◦       Penjadwal jangka pendek

}  Menyeleksi proses diantara ready queue

}  Dijalankan setiap kali pengalihan proses

◦       Penjadwal jangka menengah

}  Saat memoriutama penuh, dilakukan swapping

}  swapping : memindahkan image proses kememori maya yang ada dimemori sekunder

}  umumnya proses dengan status waiting

}  menyeleksi proses mana yang swap in dan swap out

◦       PenjadwalJangkaPanjang

}  menyeleksiproses, mengalokasikan ke memori utama dan sisipkan pada antrian ready

}  Dispatcher

◦       Suatu rutin system operasi, berfungsi melakukan pengalihan eksekusi dari proses berstatus running keproses terseleksi oleh short-term scheduler.

◦       Durasi waktu yang diperlukan saat pengalihan =  dispatch latency

Kriteria Penjadwalan Proses

}  Keadilan (Fairness)

◦       Setiap proses harus diperlakukan sama

◦       tidakada starvation, kondisi dimana ada proses yang tidak terlayani dalam jangk awaktu lama

}  Efisiensi (Processor Utilization)

◦       Memastikan prosesor terus terpakai, selama masih ada antrian proses ready.

}  WaktuTanggpan (Response Time)

◦       Diusahakan sependek / seminimal mungkin

}  Waiting Time

◦       Dalam system computer konkuren berprosesor tunggal, dalam satu waktu hanya satu proses

◦       proses lain menunggu dalam antrian ready

◦       waiting time=durasi yang dihabiskan proses dalam antrian ready

}  Turn Around Time

◦       Durasi yang dihabiskan proses mulai saat aktif sampa iselesai

◦       Kombinasi dari durasi eksekus iproses, waiting time dan blocked time

}  Throughput

◦       rata-rata proses yang dapat diselesaikan per satuanwaktu

◦       algoritma yang baik = nilai throughput tinggi

}  catatan:

◦       pada umumnya, criteria diatas saling berbenturan. Misal untuk nilai throughput tinggi, proses switching perlu diminimalkan, tetapi melambatkan response time

◦       kebutuhann tergantung sistem komputernya

Strategi Penjadwalan

}  Non-preemptive (run-to-completion)

◦       Begitu proses berjalan, S.O ataupun proses lain tidak dapat ambilalih eksekusi prosesor.

◦       Pengalihan dapat terjadi, hanya jika running proses telah selesai.

◦       Bagaimana jika ada error, crash, looping tak terhingga?

◦       Umumnya digunakan pada sistem batch atau sekuensial

}  Preemptive

◦       S.O dan proses lain dapat ambil alih prosesor.

◦       Fitur penting, pada sistem yang butuh tanggapan prosesor secara cepat : sistem real-time, time-sharing.

◦       Secara umum digunakan pada system konkuren pada S.O yang multitasking

AlgoritmaPenjadwalan

twaiting = tend-tstart-tburst-time

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: