The Sampah's Blog

Dasar-dasar Desain Game: Bekerja Dengan Elemen Formal

Posted on: October 27, 2010

Elemen-elemen Formal

—  Elemen Formal adalah elemen-elemen yang membentuk struktur game

  • Player

—  Game didesain untuk pemain

  • Bagaimana menstrukturkan keterlibatan pemain didalam game
  • Berapa pemain yang dibutuhkan oleh suatu game?
  • Berapa jumlah total pemain yang dapat memainkan game secara bersamaan?
  • Apakah tiap pemain memiliki peran yang berbeda?
  • Bagaimana tipe interaksi antar pemain tersebut?

Peran Pemain

—  Beberapa game hanya memiliki satu peran untuk semua pemain

—  Beberapa game lainnya memiliki beberapa peran berbeda yang dapat dipilih oleh pemainnya

—  Perbedaan peran pemain membutuhkan “keseimbangan” diantara peran-peran tersebut

Jumlah Pemain

—  Game yang didesain untuk 1 pemain, berbeda dengan game yang didesain untuk 2, 3, 4, atau 10.000 pemain

  • Solitaire – 1 pemain
  • Tic-tac-toe – 2 pemain

—  Beberapa game dapat dimainkan oleh suatu kisaran jumlah pemain

  • EverQuest – 10-10.000 pemain

Pola Interaksi Pemain

—  Single player vs game

—  Multiple individual vs game

—  Player vs player

—  Kompetisi unilateral

—  Kompetisi multilateral

—  Cooperative play

—  Kompetisi kelompok

Tujuan

—  Menentukan apa yang harus dicapai oleh pemain dengan menggunakan aturan-aturan yang telah ditetapkan didalam game

  • Tujuan harus terintegrasi dengan baik kedalam cerita atau premis untuk mendapatkan aspek dramatik yang kuat

Kategorisasi

—  Capture

—  Chase

—  Race

—  Alignment

—  Rescue or escape

—  Forbidden act

—  Construction

—  Exploration

—  Solution

—  Outwit

 

  • Prosedur

—  Prosedur adalah metode permainan dan aksi-aksi pemain yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan

—  Hal yang dipikirkan:

  • Who does what?
  • Where?
  • When?
  • How?

Way think!

—  Siapa yang dapat menggunakan prosedur?

—  Apa yang dilakukan pemain?

—  Dimana prosedur dapat dilakukan?

—  Kapan prosedur dapat dilakukan?

—  Bagaimana pemain dapat menggunakan prosedur? Apakah ada syarat2 tertentu?

Macam prosedur

—  Starting action

  • Bagaimana membuat game menjadi permainan

—  Progression of action

  • Prosedur lanjutan setelah melakukan aksi awal

—  Special Actions

  • Kondisi yang tersedia untuk elemen yang lain atau game state

—  Resolving action

  • Mengakhiri gameplay

Mendefinisikan Prosedur

—  Perhatikan keterbatasan dari lingkungan dimana game dimainkan

  • Tipe peralatan input/output
    • Keyboard, mouse, atau perlatan yang lain
    • Resolusi layar/screen

—  Prosedur harus mudah dilakukan dan gampang diingat

 

  • Tujuan
  • Aturan

—  Aturan mendefinisikan tujuan dan aksi-aksi yang dilakukan

  • Bagaimana pemain mempelajari aturan?
  • Bagaimana aturan diterapkan?
  • Aturan apa yang terbaik diterapkan pada suatu kondisi tertentu?

Mendesain aturan

—  Harus disesuaikan dengan level pemain

  • Terlalu banyak aturan membuat game tidak bisa dimainkan
  • Terlalu sedikit aturan membuat game terlalu mudah dimainkan

—  Aturan harus mudah dipahami

  • Pemain harus secara jelas mengerti aturan yang berlaku sehingga pemain tidak merasa tertipu terhadap konsekuensi dari aturan

Peran Lain

—  Aturan mendefinisikan objek dan konsep

—  Aturan membatasi aksi

—  Aturan menentukan efek

  • Sumber daya

—  Apakah sumber daya itu?

  • Dalam dunia nyata sumber daya adalah aset-aset yang dapat digunakan untuk mewujudkan suatu tujuan

—  SD Manusia, SD Alam, SD Ekonomi

  • Dalam game, SD juga digunakan untuk mewujudkan tujuan

SD pada game

—  Mengelola SD dan menentukan bagaimana dan kapan pemain dapat mengakses SD adalah bagian kunci dari pekerjaan seorang desainer game

—  SD harus bersifat langka dan dapat digunakan

—  Bagaimana seorang desainer memutuskan SD apa yang ditawarkan kepada pemain?

—  Bagaimana seorang pemain dapat mengakses SD tersebut sehingga game tetap menantang?

Macam SD

—  Lives (Nyawa)

—  Units (Satuan)

—  Healths (Kesehatan)

—  Currency (Keuangan)

—  Actions (Aksi)

—  Object (Obyek)

—  Terrain (lokasi geografis)

—  Time (waktu)

  • Konflik

—  Konflik terjadi karena usaha pemain untuk mencapai suatu tujuan, berdasarkan aturan dan lingkup yang telah ditentukan

Sumber Konflik

—  Hambatan (Obstacles)

—  Lawan (Opponents)

—  Dilema (Dilemmas)

  • Boundary

—  Boundaries (lingkup) adalah batasan yang memisahkan game dan dunia diluar game

  • Dapat bersifat fisik atau non-fisik (konseptual)
  • Boundaries penting karena menjadi batasan terhadap berlakunya aturan pada suatu game
  • Outcome

—  Permainan didalam game menghasilkan suatu hasil yang terukur dan tidak sama antar pemain

  • Menang-kalah
  • Hidup –mati
  • Terbanyak
  • Tercepat
  • Dsb

—  Outcome berbeda dengan tujuan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: