The Sampah's Blog

Dasar-dasar Desainer Game: Peran Desainer Game

Posted on: October 27, 2010

Advocate

—  Peran desainer game yang paling utama adalah sebagai “pengacara” bagi pemain

  • Melihat dunia game melalui sudut pandang pemain
  • GAMEPLAY – faktor utama yang menentukan sebuah game bagus atau tidak
  • Fitur lain hanya sebagai pendukung:
    • Grafik, efek spesial, sound, story line, dan fitur lainnya

—  Memastikan game yang Anda buat memiliki gameplay yang superior

  • Fokus pada pengalaman bermain dari pemain
  • Konsentrasi tidak terpecah pada masalah lain:
    • Pencitraan – desainer grafis
    • Engine – programmer
    • Budget — produser

—  Desain game…

  • Pada saat Anda mulai mendesain game, visi Anda dan pemain adalah sama
  • Ketika desain mulai dibuat, semakin lama pengaruh dari visi Anda semakin kuat
  • Setelah satu bulan melalui berbagai proses pengujian dan pengubahan,  visi awal menjadi semakin tidak jelas dan mudah kehilangan perspektif

—  Maka dibutuhkan PLAYTESTER

Playtester

—  Orang/sekumpulan orang yang memainkan game dan memberikan umpan balik mengenai pengalamannya bermain game

  • Memberikan perspektif yang segar
  • Dengan melihat orang lain bermain game, Anda dapat mempelajari banyak hal

Playtesting

—  Amati pengalamannya bermain game dan usahakan melihat game melalui sudut pandangnya

—  Perhatikan objek yang menjadi fokus perhatiannya

—  Catat semua keluhan

—  Dimana mulai melakukan playtesting?

—  Mulai dari awal?

—  Mulai dari tengah?

—  Pada akhir proses?

—  Tidak menggunakan playtesting mungkin akan manambah biaya

—  waktu, uang, dan energi kreatif

—  Semakin cepat menerapkan playtesting semakin baik

—  Game bukan komunikasi satu arah

—  Desainer tidak harus sebagai penentu semua fungsi dan aspek pada game

Passion dan skills

—  Apa yang harus dimiliki oleh seorang desiner game?

  • Passion = kemauan/keinginan yang besar
  • Skills = kemampuan teknis
    • Komunikasi
    • Kerjasama
    • Proses
    • Inspirasi
    • Kreatifitas

Komunikasi

—  Lakukan komunikasi secara jelas dan efektif

—  Komunikasi yang baik bukan hanya berbicara dan menulis tetapi juga mendengar dan melakukan kompromi

Kerjasama

—  Desain game adalah suatu proses kolaborasi yang intensif

  • Manajer
  • Programmer AI/Grafik
  • Desainer grafis
  • Desainer gameplay

Proses

—  Bekerja dalam tekanan

  • Game adalah sistem yang rentan, perubahan sedikit pada suatu bagian akan berpengaruh pada keseluruhan

—  Proses yang baik sejak awal pembuatan memastikan semua perubahan terkendali dengan baik

  • Sistem iteratif dari playtesting
  • Kendali perubahan

Inspirasi

—  Seorang desainer game melihat dunia dengan sudut pandang yang berbeda dari orang biasa

  • Melihat dan menganalisa relasi dan aturan yang mendasari sistem yang kompleks
  • Mencari inspirasi dari interaksi tersebut untuk mendapatkan suatu pola yang bisa dimainkan
  • Tantangan,  struktur, dan permainan

Kreatifitas

—  Game desainer mengeksplorasi mimpi dan imajinasinya untuk diwujudkan sebagai sebuah pengalaman interaktif

—  Kreatifitas dapat berarti mengkombinasikan dua hal yang tidak memiliki kaitan

Proses Desain

—  Iteratif

  • Pencarian Ide
  • Formalisasi ide
  • Pengujian ide
  • Evaluasi

Proses Desain
Langkah1: Brainstorming

—  Kumpulkan ide sebanyak-banyaknya

—  Seleksi menjadi tiga

—  Tulis deskripsi singkat tiap ide tersebut dalam selembar kertas

Langkah 2: Prototiping fisik

—  Buat prototipe dengan material fisik

—  Uji prototipe secara iteratif

—  Setelah prototipe dirasa baik, tulis dokumen treatmen 3-6 halaman yang menjelaskan secara detil bagaimana game tersebut dimainkan

Langkah 3: Presentasi (Opsional)

—  Presentasi kepada:

  • Produser/manager
  • Programmer
  • Desainer visual

—  Meliputi demo artwork dan gameplay treatmen

Langkah 4: Prototiping software

—  Prototipe dalam bentuk software

  • Grafis minimal atau tidak menggunakan grafis sama sekali

—  Uji secara iteratif

—  Setelah dianggap baik, lanjutkan ke tahap pembuatan dokumen desain

Langkah 5: Dokumen Desain

—  Rekap kembali catatan-catatan sebelumnya,  dan susun menjadi sebuah dokumen desain

  • Semua aspek dalam game
  • Bagaimana aspek-aspek tersebut berfungsi

Langkah 6: Produksi

—  Bekerja dengan seluruh anggota tim

—  Tetap lakukan pengujian secara iteratif

Langkah 7: QA

—  Quality Assurance testing

  • Memastikan game yang telah dibuat dapat diterima oleh audie

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: