The Sampah's Blog

Pengantar Pengembangan Game

Posted on: October 27, 2010

Mengapa Bermain Game?

  • Sejak bayi manusia sudah diperkenalkan dengan “game”

–      Anak-anak bermain-main dimana saja dan kapan saja

–      Instingtif

  • Manusia dewasa juga bermain game

–      Dalam konteks yang lebih serius

–      Terkait dengan permasalahan riil

–      Berpidato didepan kaca, simulasi kebakaran, role-play therapy, program pelatihan

  • BERMAIN GAME ADALAH
  • AKTIVITAS YANG MENYENANGKAN
  • “It’s FUN”
  • Game tidak berlangsung selamanya

–      Game yang terlalu sulit atau terlalu mudah cenderung membosankan

–      Mengapa demikian?

Bagaimana Otak Bekerja?

  • Otak manusia adalah konsumen pola yang rakus

–      Game adalah adalah pola-pola yang siap disantap oleh otak

–      Contoh lain: wajah

  • Otak bekerja sangat baik dalam menghilangkan hal-hal yang tidak relevan
  • Otak mencatat lebih banyak dari pada apa yang kita pikirkan
  • Otak secara aktif menyembunyikan dunia nyata dari kita
  • Teori Kognitif

Bagaimana kita berpikir kita tahu apa yang kita pikir kita tahu

  • Konsep “Chunking”

Suatu hal yang telah menyatu dengan saraf kita sehingga kita tidak perlu berpikir lagi tentangnya

  • “Grok”

–      Istilah ini dipakai pertama kali oleh Robert Heinslein dalam novelnya yang berjudul Stranger in a Strange Island

–      Artinya: Anda memahami sesuatu secara menyeluruh sehingga Anda menjadi satu dengannya dan bahkan mencintainya

–      Grokking sering disebut “Muscle Memory”

  • Otak manjalankan fungsi dalam tiga level

–      Berpikir secara sadar – lambat

–      Berpikir analitik (integrative, asosiatif, dan intuitif) – sangat lambat

–      Tidak berpikir (grokking) – cepat

Apakah Game Itu?

  • Game adalah representasi sederhana dari dunia nyata

–      Penggambaran suatu pola

–      Game adalah puzzle untuk dipecahkan

–      Yang membedakan game dengan dunia nyata adalah variabel-nya yang terbatas

  • “They are concentrated chunks ready for our brains to chew on”

–      Game adalah sebuah sistem formal yang tidak memasukkan hal-hal yang detil

Game berperan sebagai alat pembelajaran yang sangat fundamental dan powerful

  • Game menjadi alat yang melatih otak kita

–      Game yang tidak mampu melatih otak kita akan menjadi game yang membosankan

–      Game adalah sistem formal yang terbatas

  • Semakin formal suatu game maka game tsb akan semakin terbatas
  • Agar game dimainkan lebih lama maka variabel yang digunakan harus lebih banyak

Apakah “Fun”  itu?

  • Asal kata:

–      “Fonne” bermakan “fool” (=bodoh)

–      “Fonn” bermakna “pleasure” (=kesenangan)

  • “Fun” adalah berkaitan dengan perasaan menyenangkan

–      Pelepasan hormon endorphin kedalam sistem tubuh kita

  • Kesenangan yang diperoleh dari bermain game adalah ketika kita mampu “menaklukkan” game tersebut

–      Dengan kata lain:

pada game, balajar adalah candunya

“Fun” dari game

  • Sebaliknya, ketika suatu game tidak lagi mengajarkan kepada kita sesuatu maka game tersebut menjadi membosankan

–      Tidak selalu memberikan pola yang baru, tetapi data yang baru

–      Pola baru cenderung mengubah sistem yang telah terbentuk, dan otak tidak menyukainya

  • Game yang bagus adalah game yang mengajarkan segala sesuatu yang ditawarkannya sebelum pemain berhenti bermain

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: